CIREBON, Intijaya.com

Pimpinan Perusahaan Koran Intijaya, Dr Walim SH MH Minggu ( 10/12 ) pimpin rapat bersama jajaran Dewan Redaksi, Kabiro dan Wartawan Koran Intijaya dari berbagai Wilayah yakni, Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) di Desa Purwajaya-Krangkeng Kabupaten Indramayu Jabar.

Rapat kali ini sekaligus juga sebagai ajang silaturahmi dan syukuran atas dikukuhkannya jajaran redaksi yang baru.

Didalam amanatnya Walim menegaskan, pembaca saat ini mulai bergeser dari media cetak ke YouTube atau online. Fakta itu sudah bukan lagi menjadi rahasia, jika literasi media akan berubah dari reading (membaca) menjadi hearing (mendengar) watching (melihat). Menurutnya harus diakui, lambat laun media cetak bakal tergantikan dengan adanya digitalisasi. “Oleh karena itu saya minta kepada sampean semua tolong kembangkan Koran Intijaya demi kemajuan bersama,”‘paparnya.

Ditambahkan, untuk itu dirinya minta kepada Pimpinan Redaksi Koran Inti Jaya yang baru yakni saudara Akhmad Khotib Mf dan Wakil Pimpinan rRdaksi saudara Supendi beserta jajaran redaksi untuk bertanggung jawab memajukan koran Intijaya bagaimana saja caranya yang penting tidak melanggar aturan dan profesional.

“Terserah saudara caranya yang penting jalin kordinasi komunikasi yg baik dengan masing-masing pimpinan dan penanggung jawab redaksi baik cetak, online dan TV YouTube agar tidak terjadi miss,” terang Walim.

Dijelaskan, memperkuat kemitraan dengan semua pihak terkhusus dengan birokrasi kepemerintahan yang ada diwilayah Ciayumajakuning perlu ditingkatkan. Tujuannya, agar perusahaan anak Intijaya ini agar lebih maju. Kuncinya, mari kita lebih ditingkatkan lagi dalam menayangkan berita berita yang aktual terupdate dengan harapan agar media kita sering dibaca oleh khalayak.

Masih menurut Walim, agar Koran Intijaya terus eksis dan bertahan hingga menyebar merata di Jawa Barat yang menjadi target pengembangan. “Satu hal yang harus diingat, khusus untuk wartawan cetak, bahwa kita mencari rejeki atas nama Koran Inti Jaya, jadi harus ada kontribusi kepada perusahaan Anak Inti Jaya, misalnya dengan memenuhi kewajiban tiap terbitan untuk membayar koran. “Sayapun tidak akan bakal meminta apa yang menjadi hak saudara, tapi kalau hak perusahaan Koran Intijaya harus diberikan dong, jangan meraup keuntungan pribadi, diatas hak hak perusahaan, itu namanya gak bener” tegas Walim mengingatkan.

“Peningkatan kualitas kuantitas dan profesionalisme penting untuk terus ditingkatkan. Alhamdulliah, dengan penyajian berita TV YouTube Koran Inti jaya yang kami nilai sudah memenuhi standar, dalam perkembangannya TV YouTube Koran Inti Jaya sudah diterima masyarakat dengan rekor pernah dilihat lebih dari 2500 pemirsa. Ini lompatan kemajuan yang luar biasa,”tambah Pemred TV YouTube Koran Inti Jaya, Mastoni.

(Akhmad khotib mf/Chong Soneta)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *