BREBES, Intijayakoran.com- Tobidin Sarjum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dari PAN hari Kamis 1 Januari 2026 bersuara terkait wacana Pilkada. Tobidin yang juga menjadi ketua komisi 2 menjawab untung ruginya kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD dan Pilkades dipilih DPD.

Menurutnya, Pilkada dipilih oleh DPRD berlangsung cepat efisien dan anggota dewan paham kebutuhan rakyat, dan menghindari konflik sosial, walaupun kerugiannya ada yaitu tidak langsung mencerminkan kehendak rakyat, otomatis dinilai ada kepentingan politik.

Sedangkan keuntungan kepala daerah dipilih oleh rakyat demokratis dan lebih termasuk lebih kuat 3 tahun partisipasi politik lebih banyak.

Kerugiannya proses panjang dan biaya besar potensi konflik juga semakin besar.

Pilkada yang dipilih oleh DPRD perusahaan hanya pembagian wilayah untuk setiap partai pemenang langsung Pilpres dan anak istri petinggi partai bisa menjadi pemimpin kepala daerah.

Ade Aprianto salah satu anggota dewan DPRD Brebes menjawab, “Melihat hasil pilkada langsung,  Ternyata masyarakat belum semuanya siap untuk memilih terbukti masih banyak yg pragrmatis, indikatornya cuma besaran uang yang di berikan, tidak bisa memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan untuk benar-benar memilih pemimpin yg nantinya mampu menjalankan amanah dg baik, sehingga para calon kudu punya modal banyak kalau mau terpilih.”

“Dipilih oleh Anggota DPRD perwakilan lebih efektif waktunya, lebih efisien cost politiknya, tentune juga pilihane tidak sembarangan, karena nanti akan menjadi mitra kerjaannya di pemerintahan,” paparnya. (Endi Rohendi)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *