CIREBON, Intijayakoran.com-

Sejak bulan Agustus 2024, Kuwu Ciwaringin Wawan Gunawan harus mondar mandir ke kantor kejaksaan. Pasalnya Kuwu yang terpilih saat mengikuti kontestasi pada pemilihan kuwu serentak tahun 2021 lalu, diam diam mantan pekerja migran ( PMI ) di negeri gingseng ini kabarnya diduga telah gelapkan dana desa tahun 2023, dukungan dan simpati datang dari sebagian masyarakat desa Ciwaringin. Lalu benarkah jika persoalan yang dihadapi pria yang akrab disapa Wawan itu ditengarai titipan dari orang orang tertentu?

Untuk memastikan kebenaran isu yang beredar luas Jumat (1/11), tim awak media Intijayakoran.com berhasil mewawancarai Kuwu Wawan di kantor Balai Desa Ciwaringin. Saat ditanya terkait pemanggilan oleh pihak Kejaksaan Negeri Cirebon, pihaknya tidak menampik jika pemanggilan dirinya oleh pihak kejaksaan terkait penggunaan dana desa tahun 2023. Is mengatakan, “Pemanggilan itu berkaitan dengan penggunaan anggaran dana desa tahun 2023, dari mulai tahap satu sampai tiga, saya sudah empat kali pemanggilan sejak bulan Agustus lalu, dan saya selalu hadir pokoknya saya koperaktif karena memang saya tidak pernah memakan atau menggunakan, bahkan konon ada isu uang tersebut ada direkening istri saya mangga silahkan dicek, kemudian ada yang melaporkan bahwa uangnya dibelikan rumah di Majalengka. Saya juga bilang mangga tunjukan rumahnya dimana, terus yang membeli atas nama saya bukan ,” ungkapnya

Saat ditanya terkait pelayanan Lebih jauh Wawan mengatakan ” ditanya sejujurnya dengan adanya masalah ini jelas sangat mengganggu pelayanan terhadap masyarakat ia, kendati demikian saya punya prinsip bagaimanapun juga yang namanya pelayanan harus tetap berjalan seperti biasa, adapun mengenai masalah yang saat ini sedang menimpa diri saya selaku Kuwu (Kepala Desa) tentu saja harus saya hadapi supaya jelas duduk persoalannya, sebab untuk tahap 1 dan tahap 2 baik secara lisan maupun SMS saya sudah ngomong ke sekdes yang lama agar SPJnya segera diserahkan namun sampai saat ini SPJ tahap 1dan 2 tidak juga diserahkan, kalau yang tahap 3 sih sudah kita selesaikan setelah saya menjual tanah didesa galagamba tanah itu hasil dari kerja saya selama di Korea,walaupun berat tapi saya iklas barangkali ini sebuah konsekwensi yang harus saya terima diduga akibat ketidakpuasan seseorang terhadap diri saya “paparnya

Lanjut Wawan ” cobaan yang saya hadapi saat ini memang sangat luar biasa, kenapa saya katakan demikian karena benar benar meruntuhkan moral dan mental bukan hanya saya pribadi tapi juga istri dan anak anak saya , dan walaupun hati saya sakit dan terluka namun saya tetap tegar dan memberi pengertian kepada mereka bahwa ini adalah rintangan untuk menuju sebuah kesuksesan, mengutip salah satu ayat disurat Al Insyirah “Fainnama’al usri Yusra, innama’al usri Yusra ” sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan oleh karenanya saya sangat Haqul yakin dan percaya bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala bukan hanya maha tahu dan mengetahui tapi Allah juga tidak akan pernah memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambanya,”tandas Wawan.

( Moh Kozim )

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *