BREBES, Intijayakoran.com — Kodim 0713/Brebes resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, pada Rabu (6/11). Penutupan dilakukan secara simbolis melalui penyerahan kembali alat kerja dari personel TNI kepada Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si.
Program TMMD berlangsung selama 30 hari dengan sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi pengecoran jalan inspeksi, pembangunan talud, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Adapun kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, penyakit masyarakat, keamanan, serta kesehatan dan stunting. Seluruh kegiatan dilaporkan rampung 100 persen.
Letkol Infanteri Sapto Broto menjelaskan, pemilihan Desa Kalibuntu sebagai lokasi TMMD didasarkan pada hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Brebes. Ia menyebut, seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal dan tanpa hambatan berarti. “Alhamdulillah kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Kodim 0713/Brebes berjalan dengan baik dan selesai 100 persen,” ujarnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Brebes, Drs. Khaerul Abidin, M.M., mengapresiasi kerja keras para personel TNI yang telah menuntaskan berbagai sasaran program TMMD. Menurutnya, TMMD menjadi program yang efisien di tengah kebijakan pengetatan anggaran karena mampu memberi hasil nyata bagi masyarakat dengan pembiayaan yang terukur.
Khaerul menambahkan, keberadaan TMMD di Desa Kalibuntu diharapkan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Infrastruktur baru akan memudahkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, sementara rehabilitasi RTLH memberi manfaat langsung bagi keluarga penerima. Program penyuluhan juga diharapkan menumbuhkan kesadaran warga tentang kesehatan, keamanan, dan nasionalisme.
“TMMD Tahap IV di Brebes ini menjadi bukti nyata komitmen TNI mendukung pembangunan hingga ke tingkat akar rumput,” ujar Khaerul. Dengan rampungnya program ini, Desa Kalibuntu kini memiliki fondasi lebih kuat untuk berkembang. Upacara penutupan turut dihadiri jajaran TNI, Polri, Satpol PP, organisasi masyarakat, pelajar, dan warga setempat. (Endi Rohendi)





