INDRAMAYU, Intijayakoran.com – Tiga kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, dilalap api, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.
Dari peristiwa itu, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Dari tiga kapal yang terbakar itu, terlihat jelas kepulan asap membumbung tinggi menyelimuti areal pesisir Karangsong dan sekitarnya.
Kepulan asap tersebut terlihat dari jarak lima kilometer dan menarik perhatian ratusan warga setempat untuk berdatangan dan mengetahui peristiwa tersebut. Bahkan, sebagian warga mengabadikan kebakaran itu.
Dalam kejadian itu, api hanya merusak bagian dek dari tiga kapal berukuran puluhan gross ton (GT) yang bersandar sejajar. Selain itu, api juga melumat tumpukan jaring ikan hingga tak tersisa.
Termasuk menghanguskan satu unit minibus, dua unit sepeda motor, dan deretan warung di sekitar areal tempat bersandarnya kapal di Pelabuhan Karangsong.
Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu yang tiba di lokasi langsung turun untuk menjinakkan si jago merah menggunakan lima unit mobil pemadam.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran itu pada pukul 13.20 WIB.

Usai mendapatkan laporan, pihaknya kemudian menuju lokasi dengan tiga unit mobil pemadam kebakaran, disusul dua unit mobil pemadam kebakaran milik Kodim 0616/Indramayu.
“Ya, kami langsung mengerahkan tiga unit armada dari Damkar Indramayu dan dua armada milik Kodim 0616/Indramayu,” kata Jajat.
Jajat juga mengatakan jajarannya belum menerima laporan mengenai warga maupun nelayan yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Proses pemadaman berlangsung selama kira-kira lebih dari satu jam dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujarnya.
Meski begitu, sejumlah petugas masih menyemprotkan air ke tumpukan jaring ikan dan dek kapal yang masih mengepulkan asap, meski tidak ada titik api yang tersisa.
“Kami belum mengetahui kronologis kejadiannya karena masih dalam penanganan lebih lanjut petugas kepolisian. Kami hanya fokus pada upaya pemadaman,” ujarnya.
Kerugian dalam kebakaran itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Pasalnya, ada lima tumpuk jaring ikan, satu unit minibus, dua unit sepeda motor, dan deretan warung yang ludes dilalap api. Kondisi dua unit sepeda motor dan minibus sudah tidak berbentuk dan hanya menyisakan rangka yang kini telah dipasangi garis polisi.
“Kami mencatat ada tiga unit kapal yang mengalami kerusakan sebagian, lima tumpuk jaring ikan, dua unit sepeda motor, satu unit minibus, serta warung yang hangus ikut terbakar,” kata Jajat Wibisono. (Cho)





