INDRAMAYU, Intijayakoran.com–
PT Sinar Remaja Putra, mitra Bulog Krangkeng 2 Kabupaten Indramayu Jawa Barat menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah dalam rangka Serap Gabah Petani (Sergap).
Pernyataan tersebut disampaikan Wahyudin, yang akrab disapa Keter, selaku kuasa dari PT Sinar Remaja Putra, Sabtu (17/5), saat ditemui di sela waktu istirahat usai pembongkaran beras.
“Kami sebagai mitra, saat akan membeli gabah, berdasarkan DO (delivery order) yang diterbitkan Kepala Cabang Subdrive Kabupaten Indramayu. Setiap hari kami ditargetkan menyerap minimal 40 ton gabah kering panen (GKP). Dari jumlah itu, setelah diproses, menghasilkan sekitar 20 ton beras,” ujar Wahyudin yang berambut gondrong.
Pernyataan senada diungkapkan Agus Hakim, mitra Bulog lainnya. Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan TNI dalam menyukseskan program Sergap.
“Pembelian gabah berdasarkan DO ril yang dikeluarkan kantor cabang. Setelah itu, kami menghubungi Babinsa di wilayah terkait, misalnya Haurgeulis. Setelah disepakati, kami langsung menuju ke pemilik gabah. Saat penimbangan, disaksikan oleh Babinsa. Pembayaran dilakukan saat itu juga dan disaksikan oleh pihak TNI, sekaligus penandatanganan berita acara antara kami dan pemilik gabah,” jelas Agus.
Setelah itu, lanjutnya, gabah dikeringkan hingga layak giling. Dari 40 ton gabah yang diproses, biasanya diperoleh 20 ton beras.
“Kadar air beras yang kami kirim juga sesuai ketentuan Bulog, yakni maksimal 14 persen,” tambahnya.
Agus juga menjelaskan soal ketersediaan gudang.
“Kami menyewa gudang dengan biaya Rp30 juta per tahun. Kapasitasnya 500 ton. Tapi biaya sewa bisa berbeda tergantung lokasi dan kondisi gudang,” ucapnya.
Saat ini, menurut Agus, mereka masih menyerap gabah dari wilayah barat karena wilayah Indramayu belum memasuki masa panen. Namun, jika panen tiba, mitra wajib menyerap hasil panen petani lokal.
“Soal harga, kami mengikuti ketentuan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen. Jadi, untuk satu kuintal, estimasinya Rp650 ribu. Harapan saya, dengan program serap gabah ini, petani di Kabupaten Indramayu bisa lebih sejahtera dan taraf hidupnya meningkat,” pungkas Agus.
(A.K. 59)





