SUMEDANG, Intijayakoran.com – Kabar positif datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Sumedang. Proyek revitalisasi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Darmaraja yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 melalui program Bantuan Pemerintah Revitalisasi SMAN Tahun Anggaran 2026 menunjukkan progres yang sangat menggembirakan. Hingga saat ini, pembangunan yang dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) tersebut telah mencapai sekitar 60 persen.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek di lokasi, pekerjaan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Atas. Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp1.602.423.000 (satu miliar enam ratus dua juta empat ratus dua puluh tiga ribu rupiah) ini memiliki waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender. Papan informasi tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, serta dukungan penuh dari P2SP SMAN Darmaraja.
Humas SMAN Darmaraja, Tati Heryani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran proyek ini. Menurutnya, seluruh proses pembangunan telah berjalan sesuai dengan prosedur dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan sejak awal. “Alhamdulillah, pengerjaan revitalisasi ini berjalan lancar dan sesuai dengan tahapan yang direncanakan. Semua prosedur telah dipenuhi sesuai dengan spek yang ada, sehingga kualitas bangunan dapat terjamin,” ujar Tati saat ditemui di lokasi proyek.
Tati juga menambahkan bahwa pihak sekolah terus melakukan pengawasan internal untuk memastikan setiap detail pekerjaan memenuhi standar yang dibutuhkan. Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah hal utama dalam pelaksanaan proyek ini. “Kami memastikan bahwa pengerjaan ini tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga kualitas yang menjadi prioritas utama demi kenyamanan dan keamanan para siswa nantinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN Darmaraja, Ato Radianto, mengungkapkan optimismenya bahwa proyek ini akan selesai tepat pada waktunya. Ia menjelaskan bahwa meskipun ada beberapa tantangan teknis di lapangan, secara umum pengerjaan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dalam kontrak kerja. “Kami optimis pengerjaan ini selesai sesuai waktu yang ditentukan. Saat ini progres sudah di angka 60 persen, dan tim pelaksana terus bekerja keras untuk menuntaskan sisa pekerjaan,” ungkap Ato.
Ato juga memberikan penegasan terkait penggunaan dana, khususnya yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia memastikan bahwa seluruh alokasi dana BOS telah dilaporkan secara transparan dan akuntabel. “Perihal dana BOS, semuanya sudah dilaporkan dengan baik dan tidak ada masalah. Semua administrasi keuangan telah sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tidak ada kendala berarti dalam pembangunan ini,” tegasnya.
Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan SMAN Darmaraja dapat memberikan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan modern bagi para peserta didik. Gedung baru yang sedang dalam proses pembangunan ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan belajar mengajar yang lebih nyaman, sejalan dengan semangat peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang. Proyek ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai. (Firman S)





