INDRAMAYU, Intijayakoran.com – Forum Ketua Jurnalis Indramayu (FKJI) terbukti masih solid.

Organisasi kewartawanan di bawah kepemimpinan Asmawi Day menggelar rapat konsolidasi di Rumah Makan Payoe, Jalan Olahraga, Rabu (5/8/2026), Sport Center Indramayu.

Dalam rapat konsolidasi internal ini, selain membentuk kepengurusan baru, FKJI juga membahas berbagai dinamika perkembangan pers, terutama yang menyangkut komitmen peningkatan kinerja dan fungsi kontrol sosial para pekerja media agar semakin profesional, tajam, dan terpercaya di era digital.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua FKJI, Asmawi Day.

Ia menyatakan bahwa saat ini terdapat 14 organisasi jurnalis terkemuka yang telah bergabung dan bersatu padu di bawah naungan FKJI demi memperkuat solidaritas serta meningkatkan kualitas karya jurnalistik di Bumi Wiralodra.

Adapun daftar pimpinan organisasi pers yang tergabung dalam FKJI meliputi: 1. Chong Soneta (KOMBES), 2. Atim Sawano (IWOI), 3. Dewa (PJIB), 4. Cutisna (JOIN), 5. Asmawi Day (Ketua Besar FKJI), 6. Wira (KWRI), 7. Haji A. Gani (FORWIT), 8. Ali Z (Geplak), 9. Dedi S. Musashi (PWI), 10. Tomi Susanto (FPWI), 11. Kang Supardi (IWO).

Selain itu, 12. Nurpad (KJB), 13. Almak (IWO), dan 14. Taufik dari IMOI.

Kehadiran belasan pimpinan organisasi ini menjadi bukti nyata kuatnya ekosistem pers yang kolaboratif di Indramayu.

“Anggota saya ada 14 organisasi, baik forum, komunitas, dan organisasi kewartawanan yang ada di Kota Mangga. Yang sudah solid setelah dilakukan konsolidasi terdapat 14 organisasi, itu pun masih memungkinkan adanya susulan,” tegas lelaki yang biasa dipanggil Bang Day.

Bang Day menekankan, selain loyalitas dan soliditas, organisasi yang tergabung di FKJI wajib profesional dalam melakukan kontrol sosial.

“Ke depannya, kita tingkatkan kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan wartawan terutama melalui UKW agar kompeten,” tegas Asmawi Day, sosok figur senior yang sudah malang melintang di berbagai organisasi kemasyarakatan.

Langkah strategis yang dicanangkan FKJI ini diharapkan mampu melahirkan jurnalis-jurnalis Indramayu yang tidak hanya cerdas dalam menyajikan informasi, tetapi juga memiliki standar kompetensi tinggi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berjenjang.

Sedangkan Ketua PWI, H. Dedi S. Musashi dan H. Udi Iswahyudi menambahkan, bagi organisasi yang sudah namanya dicatut oleh pihak lain (FKOWI) agar diselesaikan. Tujuannya agar FKJI punya wibawa dan berintegritas.

“Semoga para jurnalis menjadi pilar demokrasi yang sehat, independen, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kita jaga kesolidan ini dan jangan plin-plan,” tegas H. Udi. (Cho)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *