CIREBON, Intijayakoran.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon menggelar pelatihan jurnalistik di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Senin (26/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan sekaligus memenuhi kebutuhan keorganisasian PWI. Pelatihan diikuti wartawan dari berbagai media cetak dan online yang tergabung dalam PWI Kota Cirebon.
Pelatihan tersebut juga dihadiri Dewan Penasehat PWI Kota Cirebon, Nolly Alamsyah, mantan Ketua PWI Cirebon dua periode yang kini menjabat sebagai Koordinator Wilayah Jawa Barat untuk Ciayumajakuning.
Ketua PWI Kota Cirebon, M. Alif Santosa, SH, mengatakan pelatihan ini penting agar program PWI berjalan optimal dan keberadaan organisasi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun pemerintah.
Alif menegaskan bahwa kebebasan pers tidak boleh dimaknai tanpa batas. Menurutnya, wartawan tetap wajib mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan diperingati pada 9 Februari 2026.
Dalam materinya, Alif menekankan pentingnya penulisan berita yang memenuhi unsur 5W+1H, struktur penulisan yang benar, penggunaan bahasa yang efektif, serta kemampuan membedakan antara breaking news dan artikel evergreen. Wartawan juga didorong untuk memahami dasar SEO sebagai bagian dari adaptasi media digital.
Sementara itu, Sekretaris PWI Kota Cirebon, Arief Yolando, mengapresiasi bertambahnya anggota PWI dan berharap seluruh anggota menjaga marwah organisasi dengan meninggalkan praktik jurnalistik yang tidak profesional. “Menjadi anggota PWI adalah kebanggaan, dan itu harus dijaga dengan etika dan kualitas,” ujarnya. (Adiyan)





