TASIKMALAYA, Intijayakoran.com – Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V terus menjalankan program pemeliharaan jalan provinsi pada tahun 2026. Sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan UPTD Wilayah V saat ini disebut berjalan sesuai progres pemeliharaan yang telah direncanakan.
UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V yang berkedudukan di Tasikmalaya memiliki wilayah pelayanan meliputi Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar. Pada tahun ini, program pemeliharaan berkala dilaksanakan di sejumlah ruas strategis, di antaranya ruas Batas Garut–Tasik, Kawalu–Cipatujah, Cibeureum–Banjar, serta Ciawi–Panumbangan–Kawali.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi sejumlah ruas jalan yang telah mendapatkan penanganan dinilai mengalami perbaikan dibandingkan sebelumnya. Permukaan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang kini berangsur lebih baik sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Selain pemeliharaan berkala, UPTD Wilayah V juga melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin berupa tambal sulam atau patching pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan. Kegiatan tersebut mulai ditingkatkan sejak pertengahan Maret 2026, terutama menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu pekerjaan terpantau berlangsung di Jalan Letjen Mashudi Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di Km BDG 117+225.
Seorang pekerja di lokasi mengatakan kegiatan tambal sulam dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap aman dilalui pengguna kendaraan, terlebih menjelang meningkatnya arus lalu lintas saat mudik Lebaran. Menurutnya, pekerjaan pemeliharaan tidak hanya dilakukan di satu titik, melainkan tersebar di sejumlah wilayah pelayanan seperti Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, hingga Kota Banjar. “Selain tambal sulam atau sapu lobang, kami juga melakukan pembersihan drainase, pemotongan rumput, pengecatan kerb, dan kegiatan lain yang sifatnya pemeliharaan rutin,” ujarnya.
Hal yang sama juga dilakukan pemeliharaan di akhir bulan April 2026. Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini memberikan tekanan ekstra pada infrastruktur jalan, Salah satunya di ruas Jalan Wasitakusuma, Kota Tasikmalaya yang mengalami kerusakan cukup serius.
Selain faktor cuaca (drainase dan abrasi air), kerusakan ini diperparah oleh kendaraan bermuatan lebih (overload) yang melintas.
Menanggapi hal tersebut, Tim Teknis UPTD V sudah bergerak cepat di lapangan untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan agar aktivitas wargi kembali nyaman.

Kepala Balai UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V, Kustoyo, S.T., M.T mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga kondisi jalan provinsi agar tetap mantap dan nyaman dilalui masyarakat. Menurutnya, pemeliharaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi lapangan dan skala prioritas. “Kami berkomitmen melaksanakan pemeliharaan jalan secara optimal agar akses transportasi masyarakat tetap lancar dan aman. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan terus kami evaluasi di lapangan,” katanya.
Apresiasi terhadap pelaksanaan pemeliharaan jalan juga datang dari pemerhati kebijakan publik, Nurdiana. Ia menilai jajaran Subkoordinator Pemeliharaan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah bekerja cukup baik dalam menangani kondisi jalan di wilayah pelayanan UPTD V. Menurutnya, masih adanya beberapa titik kerusakan ringan merupakan hal yang wajar mengingat faktor cuaca dan kondisi alam. “Secara umum saya mengapresiasi kinerja pemeliharaan yang telah dilakukan sejauh ini,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga Kecamatan Salawu mengaku merasakan manfaat dari perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah provinsi. Ia menyebut kondisi ruas jalan Salawu–Singaparna kini lebih nyaman dilalui sehingga membantu kelancaran aktivitas dan transportasi masyarakat sehari-hari.(F. Sihombing)





