Cirebon, Intijayakoran.com
Penanaman padi dengan menggunakan metode bertajuk Irigasai Padi Hemat air (IPHA) dengan System of Rice Intensification (SRI) mampu meningkatkan hasil produksi padi petani di Desa Gegesik Kulon Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.
“Produksi padi petani Di Desa Gegesik Kulon Blok Sikajat melalui SRI ini, meningkat tinggi,” kata Kuwu Gatot Sutrisno, Jum’at (3/11/2023).

Metode SRI merupakan teknik budi daya padi yang mampu meningkatkan produktivitas dengan mengubah pengelolaan tanaman, tanah, air, dan unsur hara.
Metode itu, katanya, terbukti telah berhasil meningkatkan produktivitas padi sebesar 50 persen bahkan bisa mencapai 100 persen.
Ia menjelaskan dari ubinan yang dilakukan terhadap panen Kelompok Tani Sri Tunggal di Desa Gegesik Kulon, menghasilkan padi rata – rata 10 – 13 ton per hektare.
Pertanaman padi di Desa Gegesik Kulon, katanya, sudah memakai sistem irigasi teknis, yaitu tiga kali tanam dalam setahun.

Kuwu juga mengatakan penanaman padi dengan metode SRI mencapai 302 hektare, melalui kelompok Tani Sri Tunggal.
“Kita terus mendorong petani untuk bercocok tanam padi dengan pola SRI ini, dan terbukti hasil produksinya terus semakin meningkat,” katanya.
Dengan produksi yang tinggi, maka pendapatan petani semakin meningkat. Mereka tidak akan beralih untuk menanam tanaman lainnya.
“Tentu pendapatan petani di sini sangat tinggi, sehingga kelompok tani terus menerus memberdayakan para anggotanya untuk menanam padi secara metide IPHA – SRI ini,” katanya.

Kuwu menambahkan Proyek ini merupakan RIMP (Rentang Irigation Modernization Project) dari PUPR-BBWS Cimanuk Cisanggarung, Kuwu juga menyampaikan banyak – banyak terima kasih kepada instansi terkait yang sudah mendukung program IPHA – SRI ini, juga tak lupa mengucapkan terima kasih juga kepada Dinas Pertanian, Muspika Kecamatan Gegesik, juga para Kelompok tani dan tokoh masyarakat yang sudah hadir dan ikut menyukseskan acara Panen Perdana Demonstari plot IPHA (Irigasi Padi Hemat Air di Blok Sikajat Desa Gegegsik Kulon. (Ricky/M. KHOLID)





