INDRAMAYU, Intijayakoran.com-
Pamflet informasi dan pemberitahuan unjuk rasa dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menyebar di berbagai platfom media sosial X dan WhatsApp group wartawan sejak Minggu sore (26/4/2026.
Menyebarnya pamflet seruan demo ini menandakan kepastian aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan massa petambak dan warga pesisir pantura, dan sekaligus sebagai bentuk perlawanan menolak keras program pemerintah atas rencana revitalisasi tambak tersebut.
Dalam info pamflet yang menyebar ke publik, KOMPI akan turun ke jalan menolak proyek revitalisasi tambak pantura dengan satu titik tujuan menduduki gedung Pendopo Pemkab Indramayu.
Pada demo jilid 2 ini, KOMPI turun ke jalan dengan kekuatan massa sepuluh ribu orang. “Itu (pamflet) demo KOMPI dari teman jurnalis yang mengambil dari media sosial. Sudah menyebar, Mas,” kata Jimi dan T. Sulaksana usai memasang pamflet di group jurnalis Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI).
Menurutnya, dengan menyebarnya pamflet di berbagai media sosial diharapkan Indramayu baik-baik saja dan tetap kondusif. Dirinya juga mengimbau agar dalam aksi unjuk rasa nanti berjalan tertib, aman, tidak mengganggu pengguna jalan dan berjalan sesuai koridor hukum serta norma etika.
Diberitakan sebelumnya.KOMPI memastikan akan turun ke jalan dengan sebutan “Demo Jilid II” menolak proyek revitalisasi tembak pantura.
Kepastian demo ini setelah pihak KOMPI mengirimkan surat pemberitahuan (ijin) demo yang ditujukan ke Kapolres Indramayu bernomor 14/04/KOMPI/2026 itu pada Sabtu (25/4/2026).
Dalam isi surat tersebut, KOMPI menyertakan tuntutan secara khusus ke Bupati Indramayu, Lucy Hakim yakni “Batalkan MoU Bupati Indramayu dengan KKP RI Nomor : 01/DPJB/KKP/NIK/VI/2025”.
Surat pemberitahuan demo yang sudah bocor dan beredar sejak Sabtu malam (25/4/2026) ini akan digelar pada Kamis, 30 April 2026 dan dipusatkan pada satu tempat di kantor Pendopo Bupati Indramayu dengan titik kumpul di Area Parkir Kuliner Cimanuk pada pukul 09.00 WIB.
Sedangkan dalam bunyi surat tersebut alasan demo itu karena dipicu tidak adanya respon dari Bupati Indramayu Lucky Hakim atas persoalan yang menimpa ribuan petambak atas adanya rencana PSN (Program Strategis Nasional) Revitalisasi Tambak Pantura Ikan Nila Salin sistem intensif di kawasan tanah perhutani dan tanah timbul di wilayah empat kecamatan.
Demo jilid 2 itu juga dipicu karena aksi unjuk rasa KOMPI pada 2 April 2025 lalu dan dilanjut berkirim surat Audensi ke Bupati Indramayu dengan nomor 12/04/KOMPI/2026 tertanggal 15 April 2026, namun tidak direspon pemerintah daerah.
“Ini menunjukan bahwa Bupati Indramayu tidak menganggap penting dan cenderung menyepelekan persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir yang terdzolimi dengan adanya PSN Revitalisasi berupa pengambilalihan (perampasan) lahan garapan petambak yang menyebar di empat kecamatan,” demikian bunyi surat tersebut yang di tandatangani Koordinator Umum (Kordum) KOMPI, Hatta Bintang dan Ketua KOMPI, H. Darsam.
Kordum Aksi, Hatta Bintang dan Sekertaris KOMPI, Fahmi Labib yang dihubungi awak media ini Minggu dini hari, (26/4/2026) pukul 00.02 WIB membenarkan atas beredarnya surat pemberitahuan demo jilid 2 tersebut. “Benar KOMPI akan demo jilid 2 dengan massa 10 ribu orang dari empat kecamatan,” kata Hatta Bintang. (Cho/Red)





