CIREBON, Intijayakoran.com-

Sepurwanto Bin Kasur (35) yang sekarang bekerja sehari-hari menjadi perangkat desa di Desa Pabuaran Lor , Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon Jawa Barat, diduga menggunakan ijaza palsu. Hal ini dikuatkan keterangan dari Kepala Sekolah yang beralamatkan di Jalan Lugu Kecamatan Margasari kabupaten Tegal pada 18 Desember 2024 yang ditanda tangani oleh Ahmadi Skom, yang menyebutkan bahwa Sepurwanto tidak pernah belajar di SMK Bhakti Praja pada tahun 2010.

Padahal surat keterangan ijazah yang menerangkan Sepurwanto yang juga palsu itu tertanggal 14 Juni 2011, diduga menggunakan ijazah milik Agus Supriyanto dengan kelahiran Tegal 13 Juli 2002 dengan nomor induk siswa aslinya 002 20 82. 5110.

Diduga Kepala Desa Kuwu Pabuaran Lor yang bernama Anggi Putri Pratiwi Hidayat P.Psi ikut serta membantu kejahatan dari pamongnya yang bernama Sepurwanto. Kepala desa yang bertanda tangan pada tanggal 14 Maret 2024 dengan surat keputusan nomor 141 /25 desember//III/2024 dengan surat itu memohon kepada Camat Pabuaran untuk memberikan rekomendasi pengangkatan perangkat desa.

Dengan surat itu, kepada Camat Pabuaran untuk memberikan rekomendasi pengangkatan perangkat Desa Pabuaran Lor Sebagai bahan pertimbangan kepada Kepala DPMD Kabupaten Cirebon terkait penerbitan SRPD perangkat desa Pabuaran Lor.

Camat Pabuaran yang waktu itu dijabat oleh Dedi Supardi S. Sos ter tanggal 19 Maret 2024 memberikan rekomendasi pengangkatan perangkat Desa Pabuaran Lor dengan nomor surat 141 /40/kecamatan, kepada delapan orang perangkat desa termasuk Sepurwanto.

Surat rekomendasi dari Camat Pabuaran dengan tembusan Kepada Bupati Cirebon kepala DPMD Kabupaten Cirebon kepada Kepala Inspektur Kabupaten Cirebon, Kabag Pemerintahan serta unsur muspika Kabupaten Cirebon dengan melibatkan unsur BPD Desa Pabuaran lor.

SK perangkat desa atas nama Sepurwanto diduga palsu itu sudah digadaikan ke PT.BPR Cirebon Jabar, Jalan Pangeran Cakra Buana nomor 25 Talun dengan nominal plafon Rp 40 juta rupiah.

Kuwu Pabuaran Lor ketika hendak dikonfirmasi, Kamis 2 Januari 2025 terkesan menghindar dari kejaran Wartawan.(Endi Rohendi)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *