INDRAMAYU, Intijayakoran.com-
Ada yang menarik di hari Senin (20/1) siang kemarin untuk dunia perpolitikan lokal di kota mangga. Bupati Indramayu terpilih Lucky Hakim menggunakan mobil berwarna merah maroon didampingi iring iringan kendaraan dengan nopol D 1 HE merapat ke sebuah rumah mewah besar dan luas di perumahan Sindang Citra, Desa Sindang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Ternyata, rumah besar paling ujung jalan tersebut yang dikunjungi Bupati Indramayu terpilih Lucky Hakim adalah rumah pribadi Sekertaris Daerah (Sekda) Indramayu, Aep Surahman.
Mobil merah maroon dan satunya diduga mobil milik Sri Budiharjo masuk dan parkir di halaman rumah Sekda Indramayu yang dalam sepekan terakhir ini ramai diberitakan terkait dugaan poligami beristri 3 yang 2 diantaraya dinikahi siri yakni dengan DN, wanita asal Garut dan ST, wanita karir asal Provinsi Banten.
Belum diketahui apa yang menjadi pembicaraan Lucky Hakim, Sri Budiharjo bersama Aep Surahman yang masih menjabat sebagai Sekda Kabupaten Indramayu.

“Pertemuannya ngga lama. Kayaknya membahas persoalan pemerintahan baru nanti,” jelas warga setempat yang enggan disebutkan namanya itu kepada Intijayakoran.com.
Usai pertemuan singkat di rumah Aep Surahman, satu persatu mobil yang parkir di halaman rumah Sekda keluar dengan urutan pertama mobil merah maroon yang ditumpangi Bupati Indramayu terpilih Lucky Hakim dan diikuti mobil plat merah E 5 P yang ditumpangi oleh sekda Aep Surahman dan dibelakangnya mobil bernopol D 1 HE bersama sama keluar komplek Sindang Citra menuju kearah Sindang.
Belum dapat informasi terkait adanya pertemuan dirumah pribadi antara Sekda Aep Surahman dengan Lucky Hakim yang pada tanggal 6 Februari mendatang akan dilantik secara serentak bersama Bupati, Walikota dan Gubernur se Indonesia di IKN oleh presiden Prabowo.
Pertemuan dua tokoh kota mangga tersebut menjadi penguat spekulasi yang selama ini berkembang bahwa Sekda Indramayu, Aep Surahman berdiri di dua kaki dalam konstalasi pilkada Kabupaten Indramayu. Satu kaki kiri politiknya berpihak ke pasangan petahana Hj Nina Agustina-Tobroni, dan satu kaki politik lainnya berpijak ke pasangan Lucky Hakim-Syaefuddin.
“Strategi main dua kaki ini sebagai cara aman untuk mengamankan jabatan beliau (Aep Surahman). Dari awal juga pak Aep mah sudah main 2 kaki, termasuk ada beberapa Kadis dan Camat,”terang tokoh masyarakat Indramayu yang meminta diprivasi identitasnya.
Intijayakoran.com sudah menghubungi Sekda Indramayu, Aep Surahman melalui pesan WhatsApp untuk mengonfirmasi terkait pertemuan dengan Bupati terpilih, Lucky Hakim yang melibatkan namanya. Di WhatsApp, pesan wartawan ini mendapatkan tanda centang dua atau terkirim, namun Aep Surahman yang menjabat sebagai Sekda Indramayu tidak memberikan respon. Selain itu, panggilan seluler Intijayakoran.com, Kamis (23/1) juga tidak diangkat. (Cho)





