INDRAMAYU, Intijayakoran.com-

Pemimpin yang baik memiliki integritas, empati dan inovatif serta memiliki kemampuan komunikasi yang kuat serta kepedulian untuk mengabdi.

Barangkali prinsip itulah yang dimiliki Salamun Kuwu Desa Tegal Mulya Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kamis ( 27/11 ) awak media menemui Kuwu Salamun saat mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda yang didampingi Sertu Yusa dari anggota Koramil 1610 Krangkeng.

Dikatakan Salamun, Kuwu atau Kepala Desa bukan hanya memimpin pemerintahan di desa, tapi harus bisa memberikan edukasi kepada anak anak sekolah baik madrasah maupun sekolah dasar.

Kegiatan belajar mengajar, lanjut pria yang juga sebagai ketua Asosiasi Kuwu seluruh Indramayu (AKSI) Kecamatan Krangkeng menegaskan, dirinya sengaja memberikan pelajaran dan pemahaman kepada para siswa siswi tentang Bullying atau perundungan, termasuk juga tentang bahayanya narkoba, karena siswa atau siswi yang mendapat bullying atau perundungan biasanya secara psikis pastinya terganggu. Begitu juga dengan narkoba.

Oleh karena itu, dirinya menekankan kepada seluruh murid untuk selalu menjaga rasa guyub berbarengan, persaudaraan dan menjalin kebersamaan.

Hal yang sama dikatakan pula oleh Sersan Satu Yusa, anggota Koramil 1610 Krangkeng.

“Karena saya selaku Babinsa Desa Tegal Mulya tentu harus bersinergi dengan Kuwu. Kepada siswa siswi madrasah, tadi saya jelaskan kentang wawasan kebangsaan salah satunya wajib menghormati kedua orang tua termasuk pemahaman arti dari Pancasila.

Dilain pihak menurut KH. Ibrohim, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Kuwu Salamun dan pak Yusa yang telah memberikan pemahaman kepada anak anak didiknya. ( A K 60 )

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *