TASIKMALAYA, Intijayakoran.com– Anggaran yang di kucurkan Pemerintah Kota Tasikmalaya Jawa Barat yang di peruntukkan memperbaiki jalan lingkungan berujung panjang.
Sorotan dari sejumlah pihak mengkritisi keganjalan anggaran puluhan miliar untuk jalan lingkungan.
Dana yang dikelola Dinas PUPR menjadi sorotan tajam terkait dugaan pengurangan volume pada pekerjaan pengaspalan atau hotmix yang di gelar untuk jalan lingkungan.
LSM Grasi Jawa Barat menyoroti kecurangan spesifikasi terutama dalam hal ketebalan aspal.
Temuan LSM dari hasil investigasi di lapangan, tampak pekerjaan tersebut asal jadi dan terlihat tidak dilakukan patching dan pengerasan existing sebelum dilakukan gelar hitmix.
Ini terjadi diduga kurangnya pengawasan dari pihak dinas sendiri, sehingga pekerjaan tersebut terkesan asal asalan.
Baca Juga: Diduga Curang, Pekerjaan Jalan Lingkungan di Dinas PUPR Tasikmalaya Tidak Sesuai Spesifikasi?
Anggaran tersebut di kucurkan pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya pada tahun 2025, dan mulai dilaksanakan pada bulan maret sebanyak 77 titik yang mayoritas digelar di jantung kota Tasikmalaya dengan anggaran sebesar Rp.6,2 miliar lebih.
“Kami mendesak agar aparat penegak hukum segera turun tangan dan menyelidiki kecurangan pekerjaan demi menyelamatkan uang negara. Kami juga akan segera bersurat ke KPK,”tegas Ketua LSM Grasi, Mardi SH.
Menurutnya, sangat disayangkan apabila para pejabat terkait diam atas adanya kecurangan pekerjaan. “Ini sama saja KKN dan korupsi berjamah,”tegasnya.
Semestinya, lanjut Mardi, mereka memberikan informasi dan pemahaman kepada pemborong, termasuk mengawasi secara ketat karena sesuai fungsinya.
“Saya akan kawal temuan ini agar negara tidak dirugikan. Segera lakukan penyelidikan, dan kami akan berperan aktif untuk menyikapinya, sekaligus akan turun kelapangan untuk investigasi memperkuat temuan awal,”tutup Mardi.
Hingga berita ini di turunkan pihak dinas terkait belum dapat di klarifikasi. Tim awak media masih terus melakukan investigasi di titik yang sudah di kerjakan yang tersebar di Kota Tasikamalaya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pekerjaan jalan lingkungan yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga sarat kecurangan dan berpotensi merugikan negara.
Hal tersebut terungkap ketika tim awak media melakukan investigasi langsung ke sejumlah titik pekerjaan di kawasan permukiman Kota Tasikmalaya.
Salah satu paket pekerjaan yang menjadi objek investigasi berada di lingkungan RW 13, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes. Di lokasi ini, ditemukan indikasi kecurangan pada pelaksanaan proyek, terutama terkait ketebalan lapisan hotmix yang tidak sesuai spesifikasi. Ketebalan aspal yang semestinya 3 sentimeter, rata-rata ditemukan hanya di bawah 2 cm, bahkan di beberapa titik kurang dari 1 cm.
Selain ketebalan, jenis hotmix yang digunakan pun dipertanyakan. Berdasarkan spesifikasi teknis, semestinya digunakan jenis hotmix HRS halus. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa jenis hotmix yang terpasang lebih menyerupai tipe AC-WC, yang menimbulkan pertanyaan publik terkait kualitas dan ketepatan material. (TIM)





