BREBES, Intijayakoran.com-
Berbagai aksi yang mendukung kotak kosong sudah mulai bermunculan. Dari aksi vandalisme pengurusan, memasang banner atau baliho, aksi corat-coret di jalan yang arahnya secara terbuka mendukung kotak kosong. Bukan hanya datang dari orang tua, para pemuda dan generasi milenial yang berada di wilayah Kabupaten Brebes Jawa Tengah sudah menunjukkan eksistensinya untuk mendukung kotak kosong.
Pilihan itu diambil karena masyarakat Brebes merasa kecewa dengan kampanye yang dilakukan oleh nomor satu Paramitha – Wurja.
Didalam video pendek dikatakan Paramita, bawang akan diusahakan untuk distabilkan dengan harga 13.000 sehingga menuai protes dari kalangan petani karena menurut mereka harga bawang yang hanya 13. 000 akan menyengsarakan mereka.
“Kami dari Relawan Gerakan Kotak Kosong (Gertak) mendeklarasikan diri untuk mendukung kotak kosong. Dukungan ini karena kami kecewa dengan calon tunggal yang kami nilai tidak pro rakyat kecil, terutama petani bawang. Kami siap menangkan kotak kosong,”jelas salah satu Relawan Gertak Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, Suhendrik. (Endi)





