CIREBON, Intijayakoran.com-
Terkait pemberitaan Koran Inti Jaya pada edisi sebelumnya yang memuat headline “Diduga Embat Dana Desa Tahap Satu, Kuwu Haji Maksudi Menghilang Bak Ditelan Bumi”, Kamis pukul 19:00 wib (10/10) Kuwu Maksudi menghubungi awak media melalui sambungan telepon. Kepada awak media jika pihaknya sudah melaporkan duduk masalahnya kepada Nanan Kepala Dinas DPMD Jabupaten Cirebon. “Masalah ini sudah saya jelaskan kepada pak Nanan (Kadis DPMD, red ) bahwa kita kan bermitra dan kita juga sudah bicara sama ketua FKKC, “sanggah Maksudi.
Kendati demikian H.Maksudi enggan menemui awak media, dari informasi yang masuk jika dirinya ingin dan meminta agar dibuatkan berita positif.
“Nah kira-kira berita kita kuh mekenen lih kaya beritae Kuwu desa prajawinangun wetan kuh bener, (nah berita tuh seperti ini seperti beritanya Kuwu Desa prajawinangun wetan tuh bener),” selorohnya.
Menurut salah satu Kuwu di Kecamatan Kaliwedi, jika pihaknya diminta oleh Kuwu Desa Gua Lor agar berita yang telah tayang di online untuk ditakedown. “Ya beliau ngomong kesaya agar beritanya ditakedown. Jadi tolong kalau bisa berita mengenai Haji Mak jangan tayang lagi, nanti kalau ada waktu saya fasilitasi untuk ketemu,” imbuhnya.
Namun hingga saat ini janji yang dikatakan salah satu Kuwu di Kecamatan Kaliwedi belum juga terealisasi.

“Kalau saja Haji Mak itu benar, tidak perlu menghindar terus tidak perlu ngumpet itu yang bikin kepala mumet, jadi jawab saja apa yang ditanyakan awak media, wartawan kan tugasnya peliputan dan bikin berita,” jelas pemerhati Pers, Achmad K.
( Moh Kozim )





