Indramayu, intijayakoran.com

Penyelenggaraan adat budaya Sedekah bumi merupakan adat istiadat, diselenggarakan setiap tahun, dilaksanakan turun temurun dari nenek moyang terdahulu, sehingga adat tersebut tidak boleh dihilangkan atau tiadakan, melainkan agar dilestarikan.

Seperti yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Losarang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, acara adat sedekah bumi Desa Losarang di halaman belakang Kantor Desa Losarang, serta ada pagelaran Wayang Kulit Purwa Satra Langgen Budaya, semalam suntuk, dengan dalang Dian Satria (anak dari dalang sepuh Ki Anom H. Rusdi) dari Lohbener Indramayu Sabtu (18/11/23)Adat Sedekah Bumi Desa Losarang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Losarang, Camat Losarang Boy Billy Prima, S.STP, mewakilkan Anggota Satpol PP, Junaedi dan Polsek serta Danramil diwakilkan Babinkantibmas dan Babinsa, para tokoh masyarakat / tokoh adat dan perangkat Desa Losarang.

Dengan kegiatan sedekah bumi, pihak Pemdes Losarang ada doorprize melalui kupon diundi, sejumlah 47 item, yang berupa alat perabotan rumah tangga, diantaranya ada payung, tikar, setrika listrik, wajan, telpon, dan lai lainya, pembagian doorprize dibantu penyerahannya oleh ketua TP. PKK Desa Losarang yaitu Ibu Esih Arifin.T.

Kepala Desa Losarang Kuwu Arifin T, saat ditemui di lokasi kegiatan adat sedekah bumi, dapat menjelaskan seputar kegiatan Sedekah Bumi Desa Losarang, ia menjelaskan bahwa adanya kegiatan sedekah bumi itu merupakan kegiatan Tasyakuran jadi khususnya masyarakat Losarang, “Bersyukur atas limpahan rejeki, baik melalui petani padi, maupun petani Empang maupun petani garam, dan puji syukur masyarakat kita tidak kekurangan pangan, Gemah Ripah Loh Jinawi,” terang Kuwu Arifin.T.

Beberapa warga masyarakat Desa Losarang merasa bersyukur dan berterimakasih kepada Pa Kuwu Arifin.T, dikatakannya setiap ada kegiatan sedekah bumi selalu memberikan doorprize, sekali lagi mengucapkan terima kasih, terang warga RT.14, Ibu Eni yang juga diamini oleh warga yang lainya.

Dikatakan oleh warga yang lainya, bahwa hal tersebut (pembagian doorprize) semoga dapat diikuti oleh Pemerintah Desa yang lainya, khususnya di Kecamatan Losarang, ungkap Guru Salim.

Kuwu Arifin.T, lebih lanjut mengatakan bahwa dengan bersyukur masyarakat kita atas limpahan Rahmat dan rezekinya kepada para petani garam yang saat ini kebetulan harganya bagus, perolehannya meningkat, sehingga kita memang sewajibnya harus banyak bersyukur.

Kegiatan sedekah bumi di Desa/Kecamatan Losarang, berlangsung dari hari Kamis s/d hari Sabtu masyarakat Losarang antusias dalam menjalankan kegiatan sedekah bumi. ungkap Kuwu Arifin, T.

Kuwu Arifin.T juga berharap dimasa depannya, siapapun Kepala Desanya, siapapun pemimpinya yang namanya budaya adat itu tidak bisa dihilangkan, mudah – mudahan bisa berlanjut, harapnya.

Masyarakat datang pada acara sedekah bumi sambil membawa tumpeng yang dilengkapi dengan lauk pauk dan buah buahan, hal ini dilakukan masyarakat Desa Losarang, karena merasa bersyukur Tuhan YME, atas Rakhmat dan karunia-Nya yang diberikan kepada masyarakat Desa Losarang dan merasa berterima kasih kepada Pemerintah Desa Losarang, sehingga wujud rasa syukur, dapat terselenggarakan dengan baik, karena atas respon positif bagi masyarakat dan panitia penyelenggara acara sedekah bumi, terang masyarakat.

Sementara tumpeng terkumpul pada Acara Sedekah Bumi tahun 2023 sebanyak 650 tumpeng, tahun yang lalu biasanya mencapai 700an, kali ini ada penurunan jumlahnya, dimungkinkan warga ada yang kecapaian karena sebelumnya telah mengikuti Carnaval pada hari Kamis ,16 November 2023, pungkas Kuwu Arifin T . (Pran’s)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *