BREBES, Intijayakoran.com-

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Masfuri mengatakan, bahwa bantuan makan bergizi dari Kementerian Sosial sejak Tahun 2022 hingga 2024 dilaksanakan oleh kelompok masyarakat (Pokmas) yang ditunjuk oleh pihak Pemerintah Kecamatan. Untuk Kecamatan Bulakamba, bantuan itu diperuntukkan kepada 2.100 orang lansia, berbentuk kathering.

Kathering itu ternyata bukan hanya diperuntukkan untuk lansia, ternyata menyasar untuk 1.500 penyandang disabilitas. Bantuan juga berupa barang bisa seperti tas.

Untuk bantuan nasi yang diutamakan adalah Lansia yang sendiri, atau sudah tidak lagi dipedulikan oleh keluarganya.

Bantuan permakanan yang ditunjuk adalah masyarakat setempat tiap kecamatan. Caranya membentuk Pokmas atau kelompok masyarakat yang direkomondasikan oleh Camat setempat.

Bentuk makanan untuk lansia dan penyandang disabilitas yaitu karbohidrat berupa nasi, sementara protein bisa tempe tahu telur atau daging ayam dan daging, atau bisa juga diselingi ikan atau sejenisnya. Selain itu ada sayur-sayursn, air mineral dan buah juga ada.

“Untuk permakanan itu diawasi oleh petugas makanan dan gizi dari tiap Puskesmas yang ditunjuk sebagai pengawas,”ungkap Masfuri.

Untuk biaya transport dari kelompok masyarakat sampai ke tempat tujuan dikenakan biaya Rp2.000 dan diserahkan kepada PokMas.

Mengenai Siapa yang masak itu hak dari Pokmas sendiri Untuk menentukan siapa yang masak. Yang jelas setahun sekali dievaluasi siapa atau kelompok apa yang akan mengelola bantuan permakanan ini.

“Bantuan permakanan itu sejak 2022 akhir dan diteruskan 2023 dan 2024,” kata kepala Dinsos Brebes, Masfuri.

Mengenai cashback itu hanya bahasa wartawan atau media saja, yang jelas, yang mengelola dan dapat duit adalah kelompok masyarakat Pokmas, Dinsos hanya punya program. (Endi Rohendi)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *