INDRAMAYU, Intijayakoran.com —

Memasuki musim pancaroba, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap meningkatnya kasus influenza yang gejalanya mirip dengan Covid-19. Perubahan cuaca yang tak menentu membuat virus pernapasan mudah menyebar dan menyerang daya tahan tubuh.

Kepala Subbag Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Indramayu, Tarmudi, mengatakan bahwa virus Covid-19 belum sepenuhnya hilang pada tahun 2025. Beberapa kasus flu yang muncul saat ini bahkan memiliki gejala serupa dengan Covid-19, meski tak tergolong berbahaya.

“Gejalanya batuk, pilek, disertai nyeri pada tubuh. Namun tidak sampai menyebabkan radang paru-paru berat atau sesak napas seperti Covid-19 di masa akut,” jelas Tarmudi, Selasa (4/11).

Menurutnya, penanganan untuk flu jenis ini bisa dilakukan di rumah pada fase awal. Istirahat yang cukup, memperbanyak minum air putih, dan mengonsumsi obat ringan yang dijual bebas sudah cukup membantu proses pemulihan.

“Selama belum menimbulkan sesak napas atau gejala berat, cukup dirawat di rumah dengan menjaga istirahat dan konsumsi obat ringan,” ujarnya.

Tarmudi juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh sebagai langkah pencegahan utama. Hingga kini, belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkan infeksi virus pernapasan secara langsung.

“Jaga imun tubuh dengan makan makanan bergizi, tidur cukup, serta konsumsi vitamin bila perlu. Itu cara paling efektif untuk mencegah penularan,” pesannya.

Ia menambahkan, vaksinasi influenza saat ini masih difokuskan untuk calon jamaah haji. Pemerintah pusat pun belum mengeluarkan kebijakan baru terkait vaksinasi bagi masyarakat umum.

“Sampai saat ini vaksinasi masih dikhususkan untuk calon jamaah haji. Belum ada pengumuman resmi dari pusat untuk masyarakat umum,” pungkasnya. (Hambar Setiawan)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *