TASIKMALAYA, Intijayakoran.com-

Revitalisasi gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) yang berlokasi di Desa Pamoyangan Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat yang dilaksanakan oleh CV. Lia Jaya dengan nilai anggaran sebesar Rp. 3.445.282.732, yang anggarannya bersumber dari DAK 2024 dipertanyakan publik. Pekerjaan yang sudah dimulai pelaksanaannya sekitar bulan juli 2024 dan akan berakhir pada bulan Oktober 2024 atau masa pelaksanaan selama 120 hari kerja diduga banyak yang janggal.

Ketika awak media ini berkunjung ke lokasi, progres pekerjaan tersebut sudah berjalan sekitar 60% lebih dan terlihat dilapangan para pekerja sedang berada di lokasi beraktivitas. Namun ketika awak media melakukan investigasi terlihat pemasangan dan pembelian barang yang digunakan diduga tidak sesuai Spek. Sebab terlihat pembesian utama dengan diameter 10 x 4 dengan sisipan diameter 8 x 2 dengan Sengkang diameter 6 – 20 yang dimana seharus nya pembesian utama mempergunakan diameter 13 ulir x 4 dengan sisipan 10 x 2 dengan Sengkang diameter 8. – 10. Hal ini jelas sudah melanggar aturan dan diduga tidak sesuai RAB dalam gambar proyek tersebut

Ketika awak media mencoba klarifikasi kepada Kepala Diskopukmindag terkait pekerjaan tersebut, yang bersangkutan tidak dapat ditemui. Padahal tim Intijayakoran.com berkunjung ke kantornya sudah menunggu lama. Begitupun saat dihubungi lewat telepon selularnya tidak mendapat respon.

Namun awak media berusaha mencoba untuk klarifikasi kepada pihak penyedia jasa, sama saja tidak mendapat respon.

Ketua umum LSM P3KN (Pemantau Pembangunan dan Pengelolaan Keuangan Negara), Ronggur SH menyampaikan, “Kami selaku lembaga swadaya masyarakat akan berperan aktif dalam hal yang menyangkut anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi maupun kota/kabupaten. Temuan ini akan kami tindak lanjuti untuk mencari kebenarannya. Dan apabila memang ditemukan kerugian negara, maka kami tidak akan segan-segan melakukan pelaporan kepada pihak terkait yaitu aparat penegak hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan tim awak media ini belum dapat komentar atau klarifikasi kepada penyedia jasa, PPK dan pihak dinas terkait.

Namun tim awak media masih tetap melakukan investigasi untuk pendalaman dan bahan kelengkapan pemberitaan di edisi mendatang. (Sahala)

www.domainesia.com
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *